Mengetahui Sejarah Singkat Nabi Ilyas AS dan Beberapa Mukjizatnya

Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa Allah mengajarkan kepada umat-Nya untuk menyakini 25 Nabi. Kisah kehidupan dan kedakwahan Nabi telah di ceritakan di dalam Al Quran. Nabi Ilyas AS sendiri merupakan salah satu Nabi yang perlu untuk kita percayai keberadaannya. Ia diutus oleh Allah SWT untuk berhadapan dengan Bani Israil. Bani Israil merupakan manusia menyembah berhala dan menolak untuk menyembah kepada Allah. Untuk mengetahui kisah kehidupan dan dakwah sang Nabi, ada banyak sumber yang dapat kita kunjungi. Salah satu sumber informasi yang mengulas tentang sejarah Nabi Ilyas AS adalah https://hasana.id/.

Informasi Mengenai Sejarah Singkat Nabi Ilyas AS

Jika menilik informasi mengenai sejarah kehidupan Nabi Ilyas As, ia merupakan utusan Allah dan menjadi keturunan Nabi Harun yang keempat. Di tahun 870 sebelum masehi, ia diangkat menjadi utusan Allah dan Nabi. Ia diperintahkan untuk menghadapi Bani Israel yang pada saat itu menyembah berhala. Nabi Ilyas telah memperingati kaumnya agar tidak lagi menyembah berkala berulang kali. Meskipun demikian, mereka ingkar dan terus menyembah berhala sehingga Allah memberikan azab. Azab yang diberikan oleh Allah berupa kekeringan berkepanjangan dan tiada henti. Kaum Bani Israel kemudian bertobat namun, mereka melakukan kesalahan yang sama kembali dengan menyembah berhala. Karena itulah, Allah memberikan azab yang lebih kejam berupa gempa bumi besar. Akibat gempa bumi tersebut, banyak kaum Bani Israel yang meninggal.

Beberapa Mukjizat yang Dimiliki Oleh Nabi Ilyas AS

Sebagai utusan Allah yang bertugas untuk menyebarkan agama Islam, Nabi Ilyas diberikan mukjizat oleh Allah. Allah memberikan banyak mukjizat kepadanya berupa dapat mendatangkan hujan dan kemarau yang panjang. Ketika lahir, sang Nabi berada di tengah masyarakat yang telah menyembah berhala. Raja Ahab membuat patung Baal berukuran besar agar rakyat dapat menyembah berhala tersebut. Nabi kemudian mendatangkan sang Raja agar bertobat dan menghancurkan berhala yang pernah dibuatnya. Ia berkata bahwa Allah akan memberikan kemarau panjang jika berhala tidak juga dihancurkan. Perkataan sang Nabi kemudian terjadi dan membuat kerajaan dilanda kelaparan hingga kematian. Masyarakat kemudian mendatangkan sang Nabi dan bertobat untuk menyembah Allah. Nabi kemudian meminta hujan kepada Allah kemudian hujan langsung diberikan kepadanya.

Mukjizat lainnya yang diberikan Allah kepada Nabi Ilyas adalah mampu menyembuhkan penyakit parah yang dialami oleh Nabi Ilyasa. Pada saat Nabi sedang diburu, ia mendapatkan pertolongan dari Nabi Ilyasa. Ketika ia mendengar bahwa Nabi Ilyasa mengalami penyakit parah, Nabi Ilyas memohon kepada Allah untuk memberikan kesembuhan kepadanya. Dengan doa yang dipanjatkan, Nabi Ilyas kemudian sembuh dari penyakit yang ia derita. Sang Nabi juga diberikan mukjizat berupa dapat membangkitkan orang yang telah meninggal.