Program Internasional Manajemen dan kebijakan Publik UGM ( IUP PPM UGM )

Public Policy and Management (PPM) atau yang lebih dikenal dengan Manajemen dan kebijakan publik adalah salah satu program studi yang ada di Universitas Gadjah Mada.  Program ini merupakan salah satu program yang menjadi pilihan dari calon mahasiswa. Program ini menekuni bidang manajemen public dan kebijakan public yang berhubungan dengan masyarakat luas.

Lulusan dari program ini dapat bekerja di sektor pemerintah maupun non pemerintah. Terlihat fleksibel memang, karena apabila tidak diterima bekerja di Lembaga pemerintahan maka mereka bisa melamar di Lembaga non pemerintah yang menangani sosial, politik serta ekonomi.

Karena kefleksibelan ilmu ini, mengharuskan kita untuk memahami dasar teori yang kuat dan selalu update dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Tidak hanya yang berkaitan dengan akademis, tetapi juga berbagai berita terbaru yang terjadi baik didalam negeri maupun diluar negeri.

Memang kesan dari program studi ini terlihat menyenangkan dan mengasyikkan, tetapi ada tantangan masuk yang begitu berat ketika memilih prodi ini. Kita harus bersaing dengan banyaknya peminat kelas reguler. Bahkan tidak hanya itu, apabila kita mengambil kelas internasional pun peminatnya tidak sedikit dan harus bersaing secara ketat.

Jalur Masuk Program Internasional Manajemen dan kebijakan Publik UGM

PPM UGM terdiri dari dua jalur masuk yaitu reguler dan internasional. Kedua jalur masuk baik regular maupun internasional dari tahun ketahun saingannya semakin meningkat. Biasanya yang menjadi alasan untuk memilih prodi manajemen dan kebijakan public adalah karena prospek kerja yang menggiurkan. Lulusan program ini dapat bekerja di sektor sosial yang ada di dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini pun sejalan dengan banyaknya Lembaga internasional yang bergerak di bidang social.

Lembaga-lembaga tersebut berada di berbagai negara yang mempunyai masalah di bidang sosial, politik maupun ekonomi. Nah Lembaga tersebut biasanya yang menjadi tujuan bekerja dari lulusan ini. Dan menjadi salah satu alasan juga ketika memilih program Manajemen dan kebijakan publik.

Untuk penerimaan jalur internasional (IUP) akan melalui berbagai macam tes masuk. Tes itu biasanya dilakukan sebelum ujian jalur reguler. Hal ini sesuai dengan nama yang dimilikinya. Serangkaian tes untuk dapat masuk ke IUP PPM UGM sangat ketat dan memerlukan waktu lebih. Hal ini dikarenakan tes yang dilakukan cukup banyak.

Rangkai tes masuk IUP UGM diantaranya adalah Gadjah mada scholastic tes (GMST), tes Bahasa inggris baik TOEFL maupun IELTS, leadership discussion dan tes terakhir yaitu tes wawancara. Rangkaian yang memakan waktu banyak ini dimaksudkan untuk menyaring bibit-bibit unggul baik yang ada di dalam negeri maupun lulusan luar negeri.

Sesuai dengan nama jalur masuk, program ini mengharuskan setiap perkuliahannya dilakukan dengan bahasa inggris, tidak hanya itu dalam diskusi di kelas pun diwajibkan memakai bahasa Inggris.

Program IUD ini mewajibkan semua mahasiswa untuk mengambil double degree. Di Dalam mengikuti program double degree ini, mahasiswa bisa menentukan sendiri tujuan studinya. Yang terpenting adalah studi tersebut akan dilalui mahasiswa yang sebagian kuliahnya berada di luar negeri. Pada saat kelulusan ini yang mengambil program double degree bisa mendapatkan dua gelar sekaligus. Satu dari UGM dan satunya lagi diberi gelar oleh universitas yang menjadi tempat pilihan studi dari mahasiswa.

Universitas Mitra Program Internasional Manajemen dan kebijakan Publik UGM

Beberapa universitas yang menjadi mitra prodi ini diantaranya adalah

          Universitas Agder, Norwegia

          Universitas Groningen, di belanda

          University of leeds di kerajaan Inggris

          Universitas Melbourne di Australia

          University of Birmingham di kerajaan Inggris

          Universitas Queen Mry London di Inggris raya

          Universitas Utrecht di Belanda

          Universitas Leiden di Belanda

          Universitas Sungkyunkwan di Korea selatan

          Universitas De La Salle dari St.Benilde yang ada di Filipina

Tidak hanya berkewajiban untuk menjalani belajar di luar negeri, setiap mahasiswa juga wajib untuk mengikuti event internasional. Ini menjadi bukti bahwa mahasiswa pun bisa aktif di kancah internasional. Contoh kegiatannya bisa berupa pertukaran mahasiswa maupun konferensi tingkat internasional.

Program IUD ini bukan hanya dikhususkan untuk WNA saja, tetapi bisa juga mahasiswa Indonesia untuk mengambil prodi ini. Tentu saja melalui proses yang ketat dalam ujian nya. Namun hal ini sebanding dengan beberapa kelebihan yang dimiliki program IUP yang menjadikannya pilihan banyak orang.

Agar bisa berhasil masuk program IUP PPM UGM, kita harus menyiapkan secara psikis dan mental. Karena persaingan adanya yang ketat. Hal itu bisa dilihat dari saingan yang berasal dari berbagai negara. Namun kita tidak perlu pesimis untuk menghadapinya. Asalkan persiapan yang kita lakukan sudah matang, hal ini yang menambah semakin menjamurnya program bimbingan mahasiswa untuk membantu para calon mahasiswa.

Dengan mengikuti bimbel iup ppm ugm, calon mahasiswa ini  kemungkinan lulus pun semakin besar. Soal-soal atau materi yang ada di bimbel biasanya diambilkan dari contoh soal dari tahun kemarin dan prediksi soal untuk tahun berikutnya. Disamping itu kita juga bisa mendapatkan berbagai macam tips dan trik untuk lebih menguasai soal-soal ujian.

Jadi tak hanya materi saja, hasil dari bimbel pun bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan. Ini akan sangat penting karena standar yang digunakan adalah standar internasional.